Minggu, 20 Mei 2012

TUGAS KEWIRAUSAHAAN III

 TUGAS KEWIRAUSAHAAN III

NAMA 
GEO PANJI IRAWAN
NPM
42210973
KELAS
2DA03
UNIVERSITAS GUNADARMA

       
           1. PEMBIAYAAN USAHA BARU BERASAL DARI MANA SAJA ?
             Pembiayaan harus dilakukan identifikasi usaha yang akan dijalankan
    - Melakukan identifikasi terhadap sumber pembiayaan yaitu dari dana:
              A. Internal (modal perusahaan,laba di tahan)
  B. Eksternal (investor, kredit bank)
  1. MASALAH – MASALAH DALAM PENCARIAN MODAL YANG TERJADI PADA     WIRAUSAHA ADALAH ? 
    masalah yang sering terjadi dalam pencarian modal bagi Wirausaha adalah :
1. Kinerja atau konsep perusahaan meragukan, berasarkan pada :
    -  Resiko bisnis yang terlalu tinggi
    -  Tingkat keuntungan dan pengembangan suatu investasi yang rendah
2. Kurangnya pengalaman dan ketajaman bisnis
3. Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti
4. Kurangnya hubungan dengan sumber-sumber modal
5. Preferensi/pilihan dari pemodalan
   3. APA YANG MENENTUKAN HUBUNGAN FINANSIAL PERUSAHAAN ?  
Lakukan identifikasi awal, berapa jumlah modal yang dibutuhkan harus ada  perencanaan finansial :
1. Perencanaan likuiditas (dipusatkan pada perencanaan aliran kas perusahaan)
2. Perencanaan laba (proyeksi perolehan laba)
3.  Penentuan kebutuhan kas untuk memulai usaha
-  Pendekatan pendapatan, mengembangkan jumlah modal yang diperlukan untuk   menghasilkan  sejumlah tertentu pendapatan tahunan.
-  Pendekatan tingkat sewa, menentukan jumlah penjualan dan kemudian modal yang dibutuhkan untuk mendudkung sewa yang dimaksud.
-  Pendekatan kas yang tersedia, dimulai dengan jumlah modal yang dimaksdu untuk menentukan pendapatan yang mungkin dari penggunaan yang efisien
4.   Penentuan kebutuhan kas bagi perusahaan yang sudah ada, dilakukan dengan :
-  Membuat proyeksi laporan laba rugi
-  Membuat neraca dan arus kas
-  Membuat ringkasan kebutuhan dan penggunaan kas
-  Menentukan bagian dari kas total yang dibutuhkan untuk dibiayai dengan modal ventura
5. Penetapan Kelayakan Usaha Baru.
Banyak dana telah dikeluarkan dalam memulai usaha baru. Banyak pula usaha baru yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun, dan hanya sedikit saja yang berhasil dalam usahanya.




  4. APA SAJA YANG MENENTUKAN KELAYAKAN USAHA BARU?
Banyak dana telah dikeluarkan dalam memulai usaha baru. Banyak pula usaha baru yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun, dan hanya sedikit saja yang berhasil dalam usahanya.
Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah kendali wiraswastawan. Alasan utama kegagalan usaha baru adalah:
1.    Pengetahuan pasar yang tidak memadai. Kelemahan ini termasuk juga kurangnya
informasi mengenai potensi permintaan untuk produk, pangsa pasar yang bisa diharapkan secara realistis, dan metode distribusi yang memadai.
2.    Kinerja produk yang salah. Sering sekali produk baru tidak berfungsi seperti yang
disebutkan, disebabkan oleh terlalu cepatnya pengembangan produksi dan uji coba produk, atau kendali mutu yang tidak memadai .
3.    Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif. Hasil yang buruk sering
menunjukkan usaha promosi yang salah arah dan tidak memadai dan kurangnya kemampuan memecahkan masalah yang ada dalam penjualan, pelayanan atau kedekatan dengan pasar.
4.    Tidak disadarinya tekanan persaingan. Usaha baru sering gagal karena wiraswastawan
tidak memperhitungkan reaksi yang mungkin dilakukan pesaing, seperti potongan harga yang tinggi dan diskon khusus kepada kepada para pengecer.
5.    Keusangan produk yang terlalu cepat. Daur hidup dari produk baru cendrung menjadi semakin pendek, pada banyak industri kemajuan teknologi begitu cepat sehingga produk baru cepat menjadi usang sesudah ia diluncurkan.
6.    Waktu memulai usaha baru tidak tepat. Pemilihan waktu yang salah untuk
meluncurkan usaha baru sering menyebabkan kegagalan komersial. Produk baru mungkin diperkenalkan sebelum adanya keinginan riil pasar dan teknologi baru atau produk tersebut mungkin terlambat diperkenalkan di pasar, ketika minat konsumen mulai menurun.
7.    Kapitalisasi yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investasi
yang berlebihan pada aset tetap dan kesulitan keuangan yang berkait. Masalah finansial tersebut merupakan salah satu penyebab kegagalan usaha baru.
8.   Berupa produk baru atau jasa yang dapat dijual
9. Biaya yang dikeluarkan serta mampukah produk  tersebut mampu
    memperoleh laba

5. APA SAJA YANG MENENTUKAN ANALISA KELAYAKAN TEKNIS USAHA ? 
Dua langkah penting didalam proses analisa kelayakan teknis:
1.         Identifikasi spesifikasi teknis penting
2.         Uji coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja
Identifikasi spesifikasi teknis penting
Persyaratan teknis yang paling penting adalah :
-       Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya
-       Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi 
-       permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan
-       Daya tahan bahan baku produk
-       Bisa diandalkan
-       Keamanan produk
-       Daya guna yang bisa diterima
-       Kemudahan dan biaya pemeliharaan yang rendah
-       Standarisasi melalui dihilangkannya suku cadang yang tidak perlu

6. APA SAJA PENILAIAN KEMAMPUAN ORGANISASI ?
Penilaian Kemampuan Organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jeni
keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional.
Dalam penilaian ini dilakukan :
-       Penentuan kebutuhan personalia dan perancangan struktur organisasi awal
-       Perbandingan kebutuhan dan ketersediaan personalia
-       Keputusan yang diberikan oleh pemimpin dalam menentukan kebijakan
-       Pembagian tugas yang jelas kepada anggotanya dalam melakukan kegiatan organisasi
-       Tujuan yang ingin dicapai oleh suatu organisasi

7. SEBUTKAN ANALISA PESAING DALAM DALAM WIRAUSAHA ?
Analisa Persaingan
Setiap bisnis usaha umumnya cenderung menghadapi dua jenis tekanan persaingan :
  1. Persaingan langsung dari produk atau jasa yang identik dengan produk  perusahaan itu pada  pasar yang sama
  2. Tekanan tidak langsung dari barang subtitusi Pendekatan pragmatis untuk
      menganalisa tekanan persaingan dipusatkan pada tiga tugas :
-       Identifikasi pesaing besar potensial
-       Identifikasi berbagai strategi dan taktik yang digunakan pesaing dan dampak potensialnya  terhadap operasi ventura yang direncanakan
-       Identifikasi keuntungan persaingan tertentu dari ventura yang direncanakan dan pengembangan strategi yang didasarkan pada penekanan pada keuntungan tersebut.
8. APA YANG DIMAKSUD DENGAN WARALABA DAN RESIKO NYA SERTA SYARAT DAN PERSETUJUAN  MELAKUKAN WARALABA ?
Adapun peluang keuntungan UKM apabila menjalankan bisnis waralaba sebagai penerima waralaba (franchisee) adalah sebagai berikut :
      1.  Memperoleh program pelatihan yang terstruktur dari franchisor:
     2.  Memperoleh insentif memiliki bisnis sendiri dengan bantuan manajemen secara terus menerus.
3.  Mendapat keuntungan dari kegiatan operasioanal di bawah nama dagang yang telah mapan dimasyarakat.
4. Membutuhkan modal yang lebili kecil.
      5. Resiko bisnis relatif kecil.
      6. Memperoleh dukungan riset dan pengembangan dari franchisor:
      7. Mendapat dukungan untuk akses kesumber-sumber pinjaman modal.
Sedangkan peluang kerugian UKM sebagai franchisee adalah:
1. Adanya keharusan untuk membayar royalti fee kepada franchisor untuk penggunaan  sistem waralaba.
2. Kemungkinan kerjasama dan kualitas dukulngan franchisor yang tidak konsisten   sesuai
    kontrak kerjasama.
3. Ketergantungan yang besar kepada franchisor sehingga menjadi kurang mandiri.
4. Reputasi dan citra bisnis yang diwaralabakan menurun di luar kontrol franchisor dan
    Franchisee
Resiko Investasi Dalam Usaha Franchising
Perusahaan franchisee menghadapi resiko yang relatif lebih rendah (lebih terukur)
Perusahaan franchisee dibebani :
a.Pajak
b.pembayaran royalti
c.kurang bebas dalam pengelolaan/pengoperasian
d.perusahaan Franchisor (pemilik hak guna paten) mungkin bertindak sebagai penyalur tunggal dari beberapa perlengkapan  
syarat dan persetujuan waralaba
Ada beberapa persetujuan dalam hak guna paten :
a.franchising : sistem pemasaran yang mencakup 2 pihak, yang terikat dalam perjanjian legal, dimana salah satu pihak di dalam kontrak yang menspesifikasikan metode yang harus diikuti dan dipenuhi pihak lain
b. franchising produk dan merek
c. franchising format : franchisee mendapat seluruh sistem pemasaran dan
         petunjuk dari franchisor
d. master license/sebagai penerima izin utama : (perusahaan / pribadi bertindak sebagai agen penjual untuk menemukan franchisee baru

Syarat melakukan Waralaba Franchise yaitu :
a. Memilki ciri khas usaha misalnya merek produk yang kita jual
b. Perusahaan harus membukukan keuntungan selama minimal 2 tahun
c. Wajib memilki standar operasi pelayanan usaha
d. Harus memperhatikan adanya kesinambungan usaha



















Referensi :
 















Minggu, 15 April 2012

Cerita saya dengan sahabat saya

 Cerita saya dengan sahabat saya

Nama saya Geo Panji Irawan biasa di panggil Geo,saya mempunyai hoby yaitu bermain basket dan juga jalan-jalan,saya tinggal di sebuah kampung kecil di pinggiran kota Jakarta yang bernama Kampung Sarang bango ,Kecamatan Cilincing , Jakarta Utara.

Di dalam persahabatan saya mempunyai tiga sahabat, 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan,diantara sahabat saya adalah orang yang paling muda,selisih umur saya hanya 1 tahun dari mereka & saya juga orang yang paling bersyukur yang bisa melanjutkan pendidikan sampai jenjang kuliah,diantara sahabat-sahabat saya,tapi itu semua bukan masalah bagi kami, mereka selalu bisa menemani saya di kala saya susah maupun senang kami sudah bersahabat empat tahun yang lalu tepatnya saat saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan , Setelah kami lulus kami memang tidak meneruskan pendidikan bersama – sama lagi karena sahabat-sahabat  saya memilih untuk bekerja dan tidak meneruskan ke bangku kuliah , biarpun begitu tapi itu semua tidak memutuskan persahabatan kami sampai saat ini kami masih sering bertemu , bermain bersama walau hanya sesaat & hanya melepaskan penak atas aktivitas yang kami lakukan.

Kegiatan yang sering kami lakukan adalah berkumpul bersama di basecamp kami,besecamp kami bukan sebuah rumah atau di restaurant melainkan sebuah bangunan kayu yang dulunya sebagai pos Hansip yang sudah terpakai di pinggir jalan dekat rumah sahabat kami,kami biasa mengahabiskan waktu dengan bernyanyi bersama,bermain gitar,minum secangkir kopi bersama sambil bercerita keluh kesah yang kami alami tentang rutinitas yang kami lakukan,memang terkadang kami sering memberikan masukan pada sahabat kami yang sedang mendapatkan masalah , saya merupakan orang yang sering di beriakan masukan , karena saya cendrung orang yang selalu banyak mengeluh,Inilah sedikit cerita saya dan sahabat-sahabat saya,kami bersahabat tidak mengenal rasa perbedaan,di mata kami semua manusia itu sama tidak ada yang berbeda,yang membedakannya hanya amal perbuatannya …..
Terima kasih telah mau mendengarkan dan membacanya cerita saya…

Kamis, 05 April 2012

TUGAS KEWIRAUSAHAAN II


UNIVERSITAS GUNADARMA

                                                

NAMA                                   :  GEO PANJI IRAWAN
NPM                                       : 42210973
KELAS                                  : 2DA03

TUGAS SOFTSKIL  (KEWIRAUSAHAAN) II














1. Apa inti dan karakteristik wirausaha?
jawab :
Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (creative new and different). Proses kreatif dan inovatif biasanya diawali dengan munculnya ide-ide dan pemikiran-pemikiran baru untuk mencipatakan sesuatu yang baru.
Karakteristik Wirausahawan (Masykur W)

1. Keinginan untuk berprestasi
2. Keinginan untuk bertanggung jawab
3. Preferensi kepada resiko menengah
4. Persepsi kepada kemungkian berhasil
5. Rangsangan untuk umpan balik
6. Aktivitas Energik
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketrampilan dalam pengorganisasian
9. Sikap terhadap uang
Pendapat lain M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993; 6-7 ) mengemungkakan delapan karakteristik wirausaha yang meliputi :
  1. Memiliki rasa tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukannya.
  2. Lebih memilih risiko yang moderat.
  3. Percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil
  4. Selalu menghendaki umpan balik yang segera
  5. Berorientasi ke masa depan, perspektif, dan berwawasan jauh ke depan
  6. Memiliki semangat kerja dan kerja keras untuk mewujudkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik .
  7. Memiliki ketrampilan dalam mengorganisasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah
  8. Selalu menilai prestasi dengan uang.

2. Bagaimana mengidentifikasi potensi kewirausahaan ?
Jawab :
Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi (n Ach) tinggi. Potensi
kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : (Masykur, Winardi)

1. Kemampuan inovatif
2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
3. Keinginan untuk berprestasi
4. Kemampuan perencanaan realistis
5. Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
6. Obyektivitas
7. Tanggung jawab pribadi
8. Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
9. Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
10. Tingkat komitmen tinggi (survival)

3. Mengapa disiplin ilmu kewirausahaan dapat diajarkan sbg suatu disiplin ilmu yang independen??
Jawab :
Menurut Soeharto Prawirokusumo (1`997:4) pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu tersendiri yang independen (independent academic disipline), karena:
1. Kewirausahaan berisi body of knowledge yang utuh dan nyata distinctive, yaitu ada teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.
2. Kewirausahaan memiliki dua konsep, yaitu posisi venture strat-up dan venture-growth, ini jelas tidak masuk dalam kerangka pendidikan manajemen dan kepemilikan usaha (business ownership).
3. Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri, yaitu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create new and different things).
4. Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan berusaha dan pemerataan pendapatan (wealth creation prosess an entrepreneurial endeavor by its own night, nation’s prosperity, individual self-reliance) atau kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.

4. Jelaskan  Hal – hal yang menjadi objek studi kewirausahan ?
 jawab :
Kewirausahaan mempelajari tentang nilai, kemampuan, dan perilaku seseorang dalam berkreasi dan berinovasi. Menurut Soeparman Soemahdimidjaja ( 1997 ), objek studi kewirausahaan adalah nilai-nilai dan kemampuan ( ability ) seseorang yang diwujudkan dalam bentuk perilaku, meliputi:
1.      Kemampuan merumuskan tujuan hidup/usaha.
Dalam merumuskan tujuan perlu adanya perenungan dan koreksi, yang kemudian dibaca, diamati berulang-ulang sampai dipahami secara mendalam.
2.      Kemampuan memotivasi diri.
Yaitu untuk melahirkan suatu tekad keauan yang besar.
3.      Kemampuan berinisiatif.
Kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baik tanpa menunggu perintah orang lain, yang dilakukan berulang-ulang sehingga kebiasan tersebut menjadi suatu inisiatif.
4.      Kemampuan berinovasi.
5.      Kemampuan membentuk modal material, sosial dan intelektual.
6.      Kemampuan mengatur waktu dan membiasakan diri.
7.      Kemampuan mental yang dilandasi agama.
8.      Kemampuan membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun menyakitkan.

5. Apa yang dimaksud dengan  hakikat dari kewirausahaan ?
 Jawab :
Meskipun sampai saat ini belum ada makna yang persis sama, pada umumnya kewirausahaan memiliki hakikat yang hampir sama, yaitu merujuk pada sifat, watak, ciri-ciri yang melekat pada seseorang yang mempunyai kemauan keras untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata dan dapat mengembangkannya dengan tangguh. Istilah kewirausahaan berasal dari terjemahan entrepreneurship, yang dapat diartikan sebagai “ the backbone of ecomomy “ yaitu sebagai syaraf pusat perekonomian serta “the tailbone of economy” yaitu pengendali perekonomian suatu bangsa. Kewirausahaan merupakan gabungan dari kreativitas, inovasi, dan keberanian menghadapi resiko yang dilakukan dengan cara kerja keras untuk membentukdan memelihara usaha baru.
Tapi Dari beberapa konsep yang ada ada 6 hakekat penting kewirausahaan sebagai berikut ( Suryana,2003 : 13), yaitu :
1.    Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Acmad Sanusi, 1994).
2.    Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) (Drucker, 1959).
3.    Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimmerer. 1996).
4.    Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth) (Soeharto Prawiro, 1997).
5.    Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (inovative) yang bermanfaat memberi nilai lebih.
6.    Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melaui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.

Berdasarkan keenam konsep diatas, secara ringkas kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai sesuatu kemampuan kreatif dan inovatif (create new and different) yang dijadikan kiat, dasar, sumber daya, proses dan perjuangan untuk menciptakan nilai tambah barang dan jasa yang dilakukan dengan keberanian untuk menghadapi risiko.

6. 6.Jelaskan pandangan berbagai ahli mengenai definisi kewirausahaan? 
Jawab :
Berikut adalah definisi Kewirausahaan menurut para ahli:
-          Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
-          Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
-           Robbin & Coulter
Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan.
-          Dan Steinhoff dan John F. Burgess (1993:35)
wirausaha adalah orang yang mengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha. Secara esensi pengertian entrepreneurship adalah suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggungjawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan. Atau dapat juga diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas dan tanggungjawabnya. Adapun kewirausahaan merupakan sikap mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya. Selain itu kewirausahan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif.
-          (Acmad Sanusi, 1994).
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis


-          (Drucker, 1959).
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different)
-          (Zimmerer. 1996).
Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan
-          (Soeharto Prawiro, 1997).
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth)

-          Pandangan Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja, ketrampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis, dan organisasi usaha baru.

-          Pandangan Pelaku Bisnis
Wirausaha adalah orang yang menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian dengan maksud memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut. Wirausaha adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausaha. Wirausaha adalah pelopor dalam bisnis, innovator, penanggung resiko yang mempunyai visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam prestasi di bidang usaha.

-          Pandangan Psikolog
Wirausaha adalah orang yang memiliki dorongan kekuatan dari dalam dirinya untuk memperoleh suatu tujuan serta suka bereksperimen untuk menampilkan kebebasan dirinya diluar kekuasan orang lain.

-          Pandangan Pemodal
Wirausaha adalah orang yang menciptakan kesejahteraan untuk orang lain, menemukan cara-cara baru untuk menggunakan sumber daya, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan pekerjaan yang disenangi masyarakat. Menurut Schumpeter, wirausaha merupakan pengusaha yang melaksanakan kombinasi-kombinasi baru dalam bidang tehnik dan komersial ke dalam bentuk praktik. Inti dari fungsi pengusaha adalah pengenalan dan pelaksanaan kemungkinan-kemungkinan baru dalam bidang perekonomian.
Referensi :

Masykur Wiratmo, 1994, Kewirausahaan: Seri diktat kuliah, Gunadarma,
           Jakarta.
Alma, Prof. Dr. Buchari, 2007, Kewirausahaan, Edisi Revisi, Penerbit Alfabeta,
           Bandung.

 Suryana, Kewirausahaan, 2006, Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju
          Sukses, Salemba Empat
staffsite.gunadarma.ac.id/wardoyo/index.php?stateid...id...part...
wardoyo.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5053/Kewirausah